Sepeda apakah yang anda miliki saat ini di rumah??mungkin banyak yang memiliki sepeda dengan tren saat ini yaitu Sepeda BMX, Pixie atau sepeda gunung dengan merek ternama tertera di badan sepeda.

Namun pernahkah anda mencoba menaiki sepeda yang terlihat cukup sederhana dan mungkin hanya pernah anda lihat di salah satu foto yang tertera di buku Sejarah anda??

Seperti sepeda yang dikenakan oleh Bapak ini misalnya
sebuah sepeda yang terlihat tua dengan model sederhana yang berciri khas sebuah Lampu bulat, stang yang agak bengkok dan sebuah Bel Sepeda yang masih menggunakan teknik mekanisme sederhana.
Terlihat tua namun cukup banyak yang masih menggemarinya terutama di Bandung ada sebuah komunitas yang bernama Pasoban yang merupakan singkatan dari Paguyuban Sepeda Onthel Bandung
Hampir setiap hari minggu pagi bila anda melewati daerah Car Free Day di Jalan Merdeka Bandung maka anda akan melihat sepeda onthel yang berbaris rapi di depan mall Bandung Indah Plaza


Mungkin yang terlihat banyak para pengguna sepeda onthel yang merupakan para orang tua yang sudah berumur, namun siapa sangka??di Pasoban ini masih banyak yang berumur masih cukup muda dan menggemari bersepeda Onthel keliling Bandung

Yang unik dari komunitas ini para anggota saat berkumpul bersama dengan masing-masing sepedanya, mereka ada yang sampai berdandan total ala Tentara ataupun berdandan dengan pakaian ciri khas meneer Belanda pada jaman penjajahan dulu
selain itu para anggota komunitas ini juga mendandani sepeda onthelnya agar terlihat berbeda dari yang lain dan beberapa ada yang disesuaikan pula dengan pakaian yang mereka kenakan, sehingga cukup menarik perhatian saat sepedanya Melintas dan mengundang decak kagum dari orang sekitar
Jadi ada yang masih menyangsikan popularitas sepeda Onthel kini??walaupun kuno tapi masih bisa dapat bergaya kan??penasaran??coba sekali-kali bangun pagi di hari minggu dan kunjungi car free day di jalan merdeka Bandung. Ciaoo


Apa yg terlintas di benak anda saat mendengar kata prancis??eiffel?napoleon?zinedine zidane?
Prancis seringkali dihubungkan dengan romantismenya..seringkali bahkan di Indonesia sebuah film yang bertemakan cinta mengambil latar di Prancis, dan hal tersebut mungkin menjadi terasa sesuai bila pernah mencoba makanan khas prancis yang satu ini : MACAROONS...mungkin bila baru pertama mendengar akan menghubungkannya dengan makaroni sebuah makanan yg lebih terkenal di Indonesia berasal dari Italia.

Namun, jauh dari makaroni yang merupakan sebuah masakan pasta ala Italia, Macaroons merupakan kue yang berasa manis dan terdiri dari berbagai rasa dan warna, dan saat ini merupakan salah satu makanan yg cukup digandrungi di Kota Kembang Bandung, hampir di setiap toko pastry atau kue saat ini mencoba menghadirkan macaroons pada etalase pajangan mereka.

Kue ini cukup unik karena sedikit berbentuk mirip burger mungil namun berwarna, tadinya saya pikir macaroons adalah jenis kue yang aga keras seperti biskuit namun ternyata kue ini memiliki tekstur yang sangat empuk dan lembut,bahkan hanya dengan memegangnya saja permukaan luar kue ini dapat mudah hancur. Karena kue ini memakai sangat banyak gula dan putih telur, sehingga rasa macaroons ini sangatlah manis di lidah. Hal lain yang mencolok perhatian dari kue ini adalah warna dan rasanya yang bermacam-macam dari mulai rasa cappuchino, hazelnut, raspberry, green tea, blueberry dll, serta warna-warna yang disesuaikan dengan rasa krim yang berada di isi sebuah macaroons.

Saat ini di Bandung cukup banyak toko yang menyediakan macaroons, salah satu yg cukup recommended adalah Sugar Rush yang terletak di jalan Braga Bandung, The Dreams Cake yang berada di Jl. BKR 22 Bandung dan Bakerzin yang saat ini membuka gerainya di Trans Studio Mall.
Kickfest?? Kick=tendang Fest=Festival jadi apakah Kickfest itu Festival Tendang gitu??
Kalau orang yang baru dengar mungkin akan berpikir demikian..


Tapi Kickfest disini adalah singkatan dari Kreative Independent Clothing Kommunity sengaja diplesetin cara penulisannya biar kedenger lebih 'catchy'. Jadi intinya Kickfest itu adalah tempat dimana para pemilik perusahaan clothing unjuk produk dan merek mereka di acara ini. Untuk tahun ini acara ini diselenggarakan di dua Kota yaitu Malang dan Bandung, Bandung Sendiri dipilih menjadi salah satu kota penyelenggara karena dianggap menjadi tolak ukur trend fashion dan bisnis clothing saat ini di Indonesia. Acara ini diharapkan agar merek2 lokal Indonesia dapat lebih terangkat di mata masyarakat, sehingga masyarakat pun dapat terpacu untuk berani membuat merek sendiri pada produk mereka
Setiap tahunnya kickfest di Bandung ini selalu dipadati oleh para pengunjung, bahkan saking ramainya antrian masuk ke event ini, Kickfest juga dijadikan ladang usaha bagi para calo tiket di gerbang depan, tiket yang seharusnya dijual Rp. 15.000 di ticket box dapat terjual sampai Rp.35.000 pada calo-calo tersebut.
Salah satu daya tarik lain yang membuat kickfest selalu ramai karena adanya Life music..walaupun jenis musik yang dihadirkan di event ini bisa dibilang cukup segmented berada pada musik-musik beraliran keras, jadi tak heran bila di event ini banyak pula para pemuda yang berpakaian gothic atau punk.
Bahkan memang beberapa di anatara mereka datang ke event ini bukan untuk belanja produk clothing tapi memang dimaksudkan untuk menonton band kesukaan mereka tampil, mereka rela berpanas-panasan di tengah lapang hanya untuk menunggu mereka tampil.

Di event ini uniknya ada beberapa Clothing Brand yang mendirikan stand yang cukup terbilang mewah, dan bahkan tidak bisa dibilang sebuah stand, karena sudah terlihat seperti rumah, tentunya hal ini dimaksudkan untuk dapat menarik para pengunjung untuk melihat produk dagangan mereka.

Ada juga Viking Fans Shop yang merupakan Brand Clothing yang menjual sesuatu berbau Persib yang memang biasa menjajakan barang jualannya lewat sebuah bus berwarna Biru yang kini turut hadir di Kickfest 2012 ini, tentunya dengan sedikit dekorasi yang berbeda dan makin menambah warna di event ini.
Stand ini juga tampak memperlihatkan sejarah Persib dan tokoh-tokoh kesenian sunda yang menjadi salah satu bahan dekorasi mereka
Di event ini juga kita dapat membeli merchandise yang bertuliskan event Kickfest 2012 ini, namun uniknya stand penjualan merchandise ini menunjukkan proses pembuatan merchandise dengan sebuah alat sablon besar di stand mereka, yang ternyata dimaksudkan untuk memberi pengetahuan lebih kepada pengunjung mengenai proses pembuatan suatu produk clothing.
Selain brand clothing disini juga terdapat area dimana pengusaha kuliner pun dapat unjuk produk mereka disini, karena memang selain terkenal oleh produk clothingnya Bandung pun dikenal dengan produk kulinernya yang cukup unik dan variatif.
memang tidak ada habisnya bila membicarakan event kickfest ini karena di sudut lain Event ini terdapat Area stand komunitas dimana para penggiat komunitas di kota Bandung bisa unjuk kebolehan, dan lebih menunjukkan eksistensi mereka pada masyarakat, salah satu komunitas yang cukup ramai di event ini adalah komunitas BMX dan Tamiya
Stand arena lomba Tamiya ini cukup banyak didatangi pengunjung karena di jaman sekarang ini sudah cukup jarang para penghobi Tamiya yang terlihat di masyrakat..dan ternyata buktinya mainan ini masih sangat digemari masyarakat, bahkan para penggiat mainan ini kebanyakan malah dari kalangan yang sudah cukup berumur pada range usia 20-40 tahun.


Daannn... ada satu hal lain yang cukup mengundang perhatian mata, yaitu model-model cantik dan sexy yang disediakan khusus para penggemar fotografi, model ini diminta melakukan pose sesuai keinginan fotografer.
Sudut ini cukup pula menarik perhatian pengunjung karena selain terletak di tengah-tengah event yaa...karena cukup dapat memanjakan mata juga di tengah teriknya matahari.

Kickfest 2012 ini mengambil waktu di Bulan Oktober kemarin tepatnya di tgl 14-16 Oktober,yg berlokasi di Lapangan Gasibu Bandung seperti tahun sebelumnya yg juga diselenggarakan disini karena memang tempatnya cukup besar, namun ternyata tetap saja tidak dapat menampung para pengunjung disini karena nyatanya di dalam terlampau padat dan aga sedikit mengganggu kenyamanan dalam mengunjungi stand satu dengan yg lainnya, mungkin diperlukan adanya solusi lain yg dapat memeberikan kenyamananan para pengunjung dalam mengunjungi satu stand ke stand lainnya.







Salah satu event yang paling ditunggu-tunggu warga Bandung setiap taunnya
Braga Fest!! Hadir setiap Ulang tahun Kota Bandung dengan mengubah ruas jalan Braga menjadi arena kemeriahan pesta budaya rakyat Bandung
Jalan Braga sendiri selalu menarik perhatian wisatawan maupun warga lokal pada hari Biasa karena keunikan arsitektur yang masih mewarisi gaya bangunan jaman penjajahan Belanda, sering pula dijadikan tempat hunting favorite untuk berfoto ria.

Braga fest selalu menarik diikuti karena hanya dalam 3 hari Jalan braga disulap menjadi sebuah tempat yang jauh berbeda dan merupakan pentas seni buat para senima..dari mulai seni Lukis, Tari, Fotografi dan musik dan berbagai komunitas dan para pelaku bisnis dapat unjuk kualitas disini..
Namun sayangnya untuk dapat benar2 menikmati acara ini aga sulit di malam hari, mengingat para pengunjung yang membludak yang memang mayoritas mereka datang di malam hari karena harus menjalani rutinitas di siang hari. Untuk dapat berjalan melihat satu persatu stand saja sudah sangat sulit..mungkin hal ini yang perlu dipikirkan ulang dari penyelenggara Braga Fest untuk mengantisipasi agar event ini dapat lebih bisa dinikmati pengunjung.

Salah satu Rutinitas Braga Fest ini adalah pameran foto yang biasanya hasil jepretan para juru potret handal di Bandung, kebanyakan sih dari kalangan wartawan Bandung seperti, Tribun Jabar, Pikiran Rakyat dan Galamedia, foto2nya ya tentu soal tokoh dan kejadian seputar Bandung.
Selain itu para juru lukis Kota Bandung pun ikut unjuk kebolehan menghias kemeriahan Braga Fest dengan aksinya di salah satu lukisan ini
Mungkin pada bingung ini sebenernya lukisan apa sih...coba di zoom dan...
Itu yg gmbr putih kecil2 tuh ternyata wajah-wajah manusia...jadi cerita dari lukisan ini tentang kota Bandung yang udah terkungkung dengan masalah-masalah yang meliputi warganya. Looks simple tapi dalem..hmm.
Ada satu spanduk pula yang dibentangkan di eks-bioskop sarinah..karna memang tidak enak dipandang pula kalo tidak ditutupi, spanduk diisi oleh gambar tokoh dan bangunan khas Bandung

Yang menarik dari pagelaran Braga Fest tahun ini adanya kampung kreatif di dalam pelosok pemukiman warga Braga...seluruh dinding kosong di daerah tersebut digambar dengan berbagai gambar graffiti yang membuat jalan perumahan menjadi lebih berwarna dan menarik.
Tak hanya itu kalau kita menyusuri tembok yang telah dilukis kita akan menemukan panggung kesenian yang disemarakkan oleh warga setempat...hal ini dimaksudkan untuk dapat menggali bakat dan kemampuan terpendam dari kampung di kawasan braga ini
Dan ada satu tempat yang tak banyak orang yang tahu di Braga Fest ini...ada satu tempat yang cukup untuk kita bisa "ngadem" dari hiruk pikuk massa di event ini.
Ada satu tempat yang dinamakan Rumah Seni Rapi..disana kemarin tempat nongkrongnya crew Radio, distro Sunda dan stand mengenai Persib dan Viking, bila kita terus berjalan sampai belakang, ternyata ada sebuah terowongan yang menuju arah bawah bangunan yang terlihat cukup kuno..dan terdapat beberapa lukisan dan karya seni lainnya terpajang di kiri dan kanan jalan.
dan kemanakah terowongan ini menuju??dan ternyata jalan tersebut mengarah pada suatu tempat terbuka di pinggir sungai cikapundung yang telah dihias oleh foto Bandung Tempo Doeloe dan hiasan-hiasan apik dari rotan dan kayu untuk kita dapat bersantai disana..
spesialnya tempat ini karena pengunjungnya cukup sepiii..dan rupanya tidak banyak pengunjung yang tau mengenai tempat ini...sungguh adem ketika saat diluar kita berdesakan dengan ribuan orang dan disini kita dapat bersantai dengan teman / keluarga dengan suasana yang yah...cukup romantis dengan cahaya redup dari lampu2 tradisional tergantung..dekorasi yang apik, dan sayup2 terdengar suara aliran sungai cikapundung di samping.

Di Basement rumah seni ini ternyata masih banyak tempat2 tersembunyi yang cukup mengejutkan karena dtutupi oleh kain-kain per bagiannya yang bikin makin penasaran orang, dan terasa seperti bermain di rumah kaca atau di rumah hantu..karena di pojok2 tertentu disimpan juga beberapa properti-properti yang mungkin bikin orang shock campur penasaran.Siapa yang ga kaget kalo nemu beginian di tempat gelap nan kuno.
Sangat ditunggu bagaimana Braga Fest tahun depan..kita lihat saja nanti


Seperti biasa hari minggu, Car Free Day Selalu menjadi tempat yang cocok buat jeprat jepret..bermodal niat dan semangat buat ikut lomba taman safari..saya coba cari-cari pengunjung yang bawa binatang peliharaan yang unik...dan ketemu sama komunitas reptile Bandung...
dan langsung kesengsem sama hewan yang satu ini...
Reptil ini beda dengan yang lainnya karna bertumbuh gempal (boleh dibilang chubby)..tingkah laku yang cool mirip sama iguana..cuma kalo iguana udah pasaran kan..
yang unik warna kecoklatan yang jarang ada pada reptil merayap (biasaya ijo)..
Duri2 di kulit yang bikin garang..makanya disebut Bearded Dragon Reptile karna struktur duri di kulit yang mirip naga di sekeliling muka ..jadi mirip jenggot pula...so siapa yang berminat kasih saya gratis hewan ini..hehe


Okey apakah binatang di atas??
Singa...tapi warna bulunya ko putih..
Jeruji kandangnya ko kecil..
Dan jawabannya ini adalah Kelinci Singa *lho..atau kelinci Lion yang artinya singa..singa juga..

mirip banget kan?

foto ini diambil di acara Bandung Ekspos 2012 di Lapangan Tegalega Bandung, dalam rangka ultah kota Bandung ke 202
jadi kalo ada yg pengen liat langsung bisa dateng aja..selain itu banyak juga lho hewan2 lain yang dipamerkan...dan beberapa ada yang bisa dibeli or dipesan juga...tapi banyaknya sih reptil yang dipamerin ada disana

Kelinci lion kupingnya pendek, bulu-bulunya panjang, jadi mirip banget kaya singa makanya disebut lion. cuma keliatannya lucu pas waktu saya motret jadi mirip kaya singa boncel

kelinci ini juga masih saudara dekat sama kelinci angora karena sama-sama berbulu panjang ..cuma kalo angora g keliatan kaya singa tapi kaya gini
Pernah dengar Pantai Santolo...??
Yap salah satu pantai Indah di kawasan Garut Selatan yang bahkan cukup jauh dari pusat kota Garut itu sendiri..

dan cukup makan waktu perjalanan apalagi kalau berangkat dari Bandung kira2 makan waktu sampai 8 Jam perjalanan...waktu itu saya berangkat sekitar jam 8-9 pagi dan baru sampai lokasi jam 4-5 sore.
Sayangnya cuaca lagi mendung waktu setiba disana..jadi gabisa liat sunset

dan si Santolo ini ada dua pantai dari 2 pulau yang berbeda...dan untuk mencapainya..
kita harus menggunakan perahu untuk menyeberang ke pantai yang satunya lagi yang terletak hanya sekitar 100 meter dari pantai utama...cukup murah dengan hanya 2000/orang itu karena Santolo ini masih cukup sepi pengunjung dan masih kalah pamor di bandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Jawa Barat seperti Pangandaran dan Ujung Genteng.
namun jangan sampai terlalu sore di pulau seberang karena ketika sore tiba para tukang perahu sudah terlebih dahulu pulang...bahkan ada pengalaman salah satu teman saya yang terpaksa harus tidur beralas rumput di pulau sebrang karena kemalaman.
Uniknya di pulau satunya lagi adalah pantai yang sangat bening seperti kaca,,dangkal tapi luas...membuat kita seperti berjalan di atas permukaan air dari kejauhan.
walaupun terbilang cukup sepi,,,tetapi pantai Santolo punya fasilitas yang cukup lengkap juga lho,,,di antaranya Banana Boat, hanya dengan 35.000 per orang kita sudah bisa memainkan permainan ini bersama teman2..
So..i think Santolo is one of the recommended place to visit for your vacation...