Ini Ciri Khas Bakso Goreng Baginda yang Bikin Rasanya Beda

Bakso dan gorengan. Dua jenis makanan yang paling banyak disukai oleh bangsa ini. Keduanya seringkali dijadikan santapan pengganjal makanan berat. Begitu pula kalau keduanya disatukan. Makanya, Bakso Goreng bisa menjadi salah satu jajanan yang bisa masuk ke lidah siapa saja dari seluruh penjuru Indonesia, tak terkecuali di Bandung. Buat orang Bandung yang memang udah bakat jajan dari lahir, ada satu kedai bakso goreng yang wajib buat dijajal terletak di kawasan Jl. Lombok, bernama Bakso Goreng Baginda.

 

Bakso Mekar Basreng Baginda

Lain daripada yang lain, Bakso Goreng Baginda punya ciri khas yang bikin rasanya beda. Teksturnya renyah tapi nggak keras. Bagian dalamnya justru empuk, padahal proses penggorengannya memakan waktu hingga 30 menit, dan menggunakan dua wajan yang berbeda. Tapi memang dari segi cara menggorengnya, si aanya di sini sungguh sabar dan konsisten menggunakan api kecil, sehingga bagian luarnya crispy, namun tidak sampai menjadi keras dan kering. Walaupun prosesnya memakan waktu setengah jam, buat yang antri nggak perlu nunggu lama, karena proses penggorengannya selalu dilakukan secara terus menerus menggunakan wajan ukuran besar, dan beberapa wajan sekaligus, kita hanya perlu menunggu sekitar 5-10 menit saja. Apabila beruntung, malah bisa langsung dapat.

 

Di Bakso Goreng Baginda terdapat dua pilihan bakso, yaitu bakso mekar dan bakso gepeng. Dari bentuknya yang berbeda bisa menghasilkan tekstur rasa yang berbeda pula. Kalau bakso mekar yang bentuknya cukup umum ini lebih empuk, sedang bakso gepeng yang menggunakan pangsit terasa lebih crispy karena ukuran ketebalannya yang tipis. Tapi keduanya sama-sama dijual dengan harga Rp4.000 saja per buahnya. Padahal rata-rata harga basreng (bakso goreng) di Bandung itu di Rp5.000 lho.

 

Selain soal tekstur dan bentuknya, Bakso Goreng Baginda juga punya komposisi yang khas, yakni memadukan secara langsung adonannya dengan daging ayam dan daging ikan tenggiri sekaligus, sehingga mengandung lebih banyak protein, juga terasa lebih berserat.

 

Nggak cukup sampai di situ, saus yang digunakan dalam penyajian basrengnya pun berbeda, lho. Bakso Goreng Baginda menggunakan saus asam manis yang rasanya mirip seperti sambal Bangkok, tidak pedas, namun segar di mulut.

 

Bakso Goreng Baginda ini disajikan dengan kemasan cukup premium menggunakan paper box, sehingga walau harganya terjangkau, level-nya ini sudah berbeda dibandingkan basreng lain pada umumnya. Ditambah, karena Bakso Goreng Baginda ini juga merupakan bagian dari grup Bakso Sultan dan Kopi Saring Sinar Pagi, kita juga bisa menyantapnya di area dine in yang cukup luas dan nyaman.

 

Nah, buat yang penasaran dengan renyah empuknya bakso mekar dan bakso gepeng bikinan Bakso Goreng Baginda, langsung saja merapat ke Jl. Lombok No. 30, Bandung. Spesial untuk Bakso Goreng Baginda, bukanya mulai dari pagi buta hingga malam hari. Jadi buat yang mau beli sebelum sekolah atau kerja, maupun yang baru sempat mampir sepulang beraktivitas, bisa tetap mampir ke Bakso Goreng Baginda.

0 komentar:

Posting Komentar