Roti Sumber Hidangan ( Het Snoephuis ) : Roti Legendaris Warisan Bandung 1929


Sumber Hidangan "Sunshine Bread" atau dulu saat jaman Penjajahan Belanda dikenal dengan nama Het Snoephuis adalah sebuah toko roti yang terkenal legendaris karena sudah berdiri sejak tahun 1929 di Jl. Braga Kota Bandung. Nama sebelumnya yaitu Het Snoephuis sendiri memiliki arti Rumah manis. Memang agak sulit menemukan toko roti ini karena tidak terdapat plank nama toko yang terpasang di luar, serta fisik toko yang terhalang oleh para pelukis jalanan yang memajang karyanya.

Tak disangka juga setelah saya masuk ke dalam area sumber hidangan, toko ini cukup luas juga, dan memiliki display yang besar. Karena sebelumnya saya mengenal sebuah toko roti legendaris lainnya yaitu toko roti Sidodadi di jalan Otista yang tergolong kecil dan sempit, benar-benar hanya sebuah toko untuk membeli produk roti saja. Sumber Hidangan memiliki koridor jalan yang lebar dan setengah area lainnya yang dapat dipakai menyantap hidangan khas dari toko ini, cukup banyak meja dan kursi yang dapat masuk ke dalamnya sehingga para wisatawan cukup leluasa berkunjung disini, walaupun toko roti ini terhalang oleh display bertumpuk dari pelukis jalanan Braga, namun ternyata banyak juga turis lokal ataupun mancanegara yang datang kemari karena ternyata nama sumber hidangan cukup populer di dunia maya, sudah banyak sekali blog yang membahas mengenai tempat ini, entah postingan saya ini sudah masuk urutan ke berapa di google. Bahkan
sebenarnya saya sendiri yang notabenenya merupakan warga Bandung asli baru mendengar nama toko ini 3 bulan yang lalu dari salah seorang teman saya yang berkunjung dari malang untuk mencari lokasi toko ini.

Daya tarik lain dari toko ini adalah arsitektur dan interior toko yang berkesan vintage karena masih mempertahankan desain dan gaya lama yang sangat jadul, dekorasi foto hitam putih dan meja kursi yang khas pun tampak menghiasi toko ini.Apalagi untuk ukuran tempat makan di jaman sekarang tuh segala sesuatunya harus selfieable, yang artinya tempatnya asyik buat selfie dan di update di socmed, dan saya rasa sumber hidangan sudah masuk kriteria tersebut.

Sebuah meja kasir besar dan lengkap beserta mesin kasir raksasanya menjadi sesuatu yang cukup ikonik di sumber hidangan ini, pernah nonton film Warkop DKI yang adegannya di sebuah hotel (saya lupa judulnya), ya perabot dan interiornya mengingatkan saya pada film tersebut.

Memang toko sumber hidangan ini berniat untuk mempertahankan khas klasiknya, namun sedikit catatan juga setidaknya langit-langit yang terkelupas perlu banyak perbaikan. Jarak dari lantai dan langit-langit toko juga terbentang cukup jauh, sehingga kesan luas dari bangunan makin terasa.
Dan tentunya satu hal yang terkenal dari toko roti ini adalah rasa dan bentuk roti tersebut yang tak hanya enak tapi juga unik, beberapa jenis roti memang cukup familiar seperti croissant, dan roti corong dengan fla. Namun kebanyakan roti dan cake disini saya sendiri baru pertama kali melihat dan mencicipinya, tak kalah dengan roti-roti yang sekarang banyak dijual di mall, roti dan cake disini memiliki rasa manis yang unik yang saya rasa bahkan tidak bisa diciptakan oleh merek-merek roti mall tersebut. Pembungkus roti yang menggunakan kertas pun menjadi point yang memperkuat citra klasik pada roti dan cake sumber hidangan. Di sini juga kita dapat membeli beberapa makanan pendamping yang juga nikmat, salah satunya sorbet, yang tidak banyak orang tahu merupakan asal mula es krim yang bentuknya masih tradisional dan lebih homemade.
Konon memang bentuk dan rasa yang dibuat di Sumber Hidangan ini masih sangat orisinil mengambil dari resep para bangsa asing yang pernah singgah di Indonesia.

Kabar lain yang beredar, bahwa toko ini akan tutup dalam beberapa tahun ke depan karena tidak dapat mempertahankan omzet dan kalah bersaing dari produk roti modern, tentunya saya berharap toko sumber hidangan ini akan terus beroperasi, karena saya rasa resep yang dimiliki toko ini benar-benar the one and only.

0 komentar:

Posting Komentar